Setelahkonsultasi, si ibu ini memilih berdamai dengan keadaan. Memilih bertahan walau sering tersakiti. Masya Allah, kesabarannya itu ternyata berbuah manis. Suaminya perlahan berubah makin baik dan keluarga mereka selamat dari perpisahan. Alhamdulillah. Di sini saya teringat pesan Hujjatul Islam Imam al-Ghazali (1058-1111 M). KeputusanMenteri Negara Koordinator Bidang Pengawasan Pembangunan dan Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor: 54/KEP/MK.WASPAN/9/1999 tentang Jabatan Fungsiopnal Penyuluh Agama dan Angka Kreditnya.f. KMA 516 Tahun 2003 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Penyuluh Agama Islam dan Angka Kreditnya. 3. Allahberfirman, "Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka". (QS. al Tahrim: 6) Jelas ayat ini memberi petunjuk tugas pertama dan utama dalam dakwah adalah keluarga. Muslim yang baik akan tercermin dari keadaan keluarganya. Bila keluarga tenang, tentram dan menjalankan ajaran Islam dengan baik, itulah cash. Apa itu Konsutasi Ustadz? Konsultasi Ustadz adalah fitur konsultasi syariah, dimana jamaah dapat konsultasi online secara langsung dengan Ustadz dan Ustadzah lewat chating didalam aplikasi SAYRIAID. Konsultasi ini tidak terbatas hanya pada curhat online permasalahan yang dihadapai jamaah agar mendapat solusi atau jawaban permasalahan tersebut dari para Ustadz. Namun melalui fitur ini, jamaah juga dapat tanya jawab langsung dengan ustadz dan diskusi secara online berbagai tema keislaman yang lebih luas. Tema utama konsultasi online ini meliputi konsultasi rumah tangga, keluarga, perniikahan, jodoh dan karir. Sementara tema keislaman lainya meliputi konsultasi fiqih mulai dari fiqih wanita, fiqih muamalah dan lain sebagainya. Kemudian jamaah juga dapat konsultasi tauhid, konsultasi akhlak islam dan lain-lain Bagaimana Konsultasi Ustadz Bekerja? Jamaah yang ingin melakukan konsultasi islam online harus terdaftar terlebih dahulu sebagai pengguna aplikasi SYARIAD. Di dalam aplikasi ini telah disiapkan daftar Ustadz dan Ustadzah yang akan merespon secara langsung setiap pertanyaan-pertanyaan yang masuk lewat chating. Konsultasi dengan Ustadz tersedia setiap hari mulai pukul 0700 hingga 2200 WIB yang dibagi menjadi 3 shift dimana setiap shift terdapat Ustadz dan Ustadzah yang berbeda-beda. Selain konsultasi yang dilakukan lewat chating, perbedaan lainnya antara aplikas konsultasi online syariah SYARIAD dengan aplikasi konsultasi syariah lainnya jamaah dapat bertanya secara paralel ke Ustadz dan Ustadzah yang tersedia. Jadi jamaah tidak dibatasi untuk bertanya ke salah satu Ustadz saja. Hal ini memungkinkan jamaah untuk mendapatkan perspektif keislaman yang lebih luas. Hal ini juga untuk memastikan jamaah akan mendapat respon dari Ustadz terhadap setiap pertanyaan yang diajukan. Sebelum mengajukan pertanyaan, jamaah dapat melihat profil Ustadz terlebih dahulu secara detil. Ustadz dan Ustadzah yang menjadi mitra SYARIAID memiliki kapasitas keilmuan yang mumpuni. Selain berlatar belakang dari beragam pendidikan keislaman di universitas dalam dan luar negeri, mereka juga berlatar belakang pendidikan pesantren-pesantren terkemuka di Indonesia. Dengan sanad keilmuan yang jelas, Insyaallah mitra Ustadz SYARIAID dapat menjawab setiap pertanyaan-pertanyaan yang diajukan para jamaah. Download Aplikasi SYARIAID disini You are here Home1 / Konsultasi-IslamiKonsultasi Keislaman Bertanya Question title Write your question title Question details Write your question details Question category Select question category. Question tags Put some tags here, use comma , to separate. Create account? Please login if you already have an account. Arsip Konsultasi PROGRAM STUDI AHWAL SYAKHSHIYAH Gedung A. Wahid Hasyim Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia Jl. Kaliurang KM Sleman Yogyakarta Telp. 0274 898462 Ext. Fax. 0274 898463 E-mail islamicfamilylaw Informasi Tentang Informasi Untuk Dosen Media Massa Tamu Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi BAN-PT pada tahun 2021. Keluarga yang berkah, sakinah, mawaddah warahmah merupakan tujuan perkawinan yang diinginkan oleh setiap pasangan menikah. Akan tetapi dalam kenyataannya yang terjadi malah sebaliknya, banyak pasangan yang menghadapi permasalahan dan konflik dengan pasangan masing masing sehingga berujung kepada perceraian. Di surabaya sendiri pada tahun 2018 mencatat pengadilan Agama menerima permohonan cerai sejumlah perkara yang meningkat dari tahun sebelumnya dengan Hal ini tentu saja memprihatinkan dan berusaha diatasi oleh pemerintah dengan menyelenggarakan bimbingan atau kursus pra nikah dengan diterbitkannya Peraturan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam No. tahun 2013 tentang Pedoman Penyelenggaran Kursus Pra Nikah. Sejalan dengan inilah, Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan dengan melakukan kegiatan pendampingan dan konsultasi seputar jodoh, pernikahan dan keluarga islami yang berlokasi di Margorejo Surabaya. Pengabdian kepada masyarakat ini membantu masyarakat untuk memahami ilmu pra menikah dimulai dari bagaimana memilih jodoh/pasangan yang ideal menurut Islam dan pasca menikah yaitu bagaimana menjalani pernikahan dan membangun keluarga yang bahagia berdasarkan hukum Islam dan teladan Nabi Muhammad SAW. Pendampingan dan konsultasi ini diikuti dengan antusias oleh para peserta, bahkan ada dua peserta yang berhasil didampingi dalam proses ta’aruf, khitbah lamaran sampai menikah yang menjadikan Pengabdian kepada Masyarakat ini unggul dibandingkan dengan pengabdian sejenis. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free A preview of the PDF is not available ResearchGate has not been able to resolve any citations for this publication. Muhammad Lutfi HakimKursus Pra-Nikah Konsep dan Implementasinya Studi Komparatif Antara BP4 KUA Kecamatan Pontianak Timur dengan GKKB Jemaat Pontianak. Penelitian ini membandingkan praktik pemberian bimbingan bagi pasangan yang akan menikah yang dilaksanakan di KUA dengan yang dilaksanakan di lingkungan gereja. Studi ini adalah penelitian lapangan field research dengan menggunakan analisis deskriptif-komparatif. Tujuannya adalah untuk melihat perbedaan dan persamaan di antara kedua lembaga tersebut yang dapat dijadikan sebagai bahan untuk kajian lebih lanjut. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa secara umum antara Kursus pra-nikah di KUA Kecamatan Pontianak Timur—yang dikenal dengan istilah Suscatin, dengan yang dilaksanakan di GKKB Jemaat Pontianak—dikenal dengan istilah Konseling Pra-Nikah—tidak memiliki perbedaan yang prinsip. Perbedaannya yang ada hanya pada hal-hal yang bersifat teknis. Keduanya memiliki tujuan yang sama yakni memberi arahan, gambaran persiapan, bimbingan, dan konseling kepada calon pasangan suami-istri untuk dapat membina rumah tangga yang sakînah, mawaddah, dan IskandarPre marriage course is a government effort to press the high rates of divorce, domestic violence and other family problems. The procedure for execution and materials to be delivered in pre marriage course has been set in the Regulation Director General of Islamic Guidance No. / 491 of 2009 about bride courses is then refined by the Regulation Director General of Islamic Guidance No. / 542 of 2013 about Guidelines for Implementation of Pre Marriage Course. This article examines how the rules that have been set by the government assembled premarital courses in Indonesia and slightly described how the implementation of the pre marriage course in neighboring countries. Premarital course program recommendation is still not compulsory for couples who want to get married, therefore the implementation is still deemed less effective. But if the pre marriage course conducted seriously and as an obligation, it can be predicted that pre-marriage courses will serve healthful Indonesian families from the disease of violence, injustice in household and divorce and will created a harmonious family. [Kursus pra nikah merupakan upaya pemerintah dalam menekan tingginya angka perceraian, kekerasan dalam rumah tangga dan problem keluarga lainnya. Tata cara pelaksanaan dan materi yang akan disampaikan dalam kursus pra nikah telah diatur dalam Peraturan Dirjen Bimas Islam No. tahun 2009 tentang Kursus Calon Pengantin yang kemudian disempurnakan dengan Peraturan Dirjen Bimas Islam No. tahun 2013 tentang Pedoman Penyelenggaraan Kursus Pra Nikah. Artikel ini mengkaji bagaimana peraturan yang telah diatur oleh pemerintah terakit kursus pra nikah di Indonesia dan sedikit mendeskripsikan bagaimana pelaksanaan kursus pranikah di negara tetangga. Program kursus pra nikah masih bersifat anjuran bukan kewajiban bagi pasangan yang ingin menikah, oleh karena itu dalam pelaksanaannya masih dirasa kurang efektif. Namun jika kursus pra nikah dilaksanakan secara serius dan sebagai suatu kewajiban, maka dapat diprediksikan bahwa kursus pra nikah akan berfungsi menyehatkan keluarga Indonesia dari penyakit kekerasan, ketidakadilan dalam rumah tangga serta perceraian dengan terbinanya keluarga sakinah.]Abdul GazaliRahmanGazali, Abdul Rahman. 2010. Fikih Munakahat. Jakarta Kencana. h. 22

konsultasi agama islam pribadi dan keluarga